icon-fb icon-twitter icon-gplus icon-wa

4 Cara Founder Startup Maksimalkan Produktivitas dengan Sumber Daya Terbatas

Published 09 November 2018 07:25 By Zaki Mursidan Baldan

TheNextDev.id - Dunia startup memang sedang amat diminati, terutama oleh generasi muda yang memang akrab dengan teknologi berbasis digital. Pernah kepikiran untuk membuat gebrakan dalam ranah tersebut dengan menciptakan sebuah startup? Tentu saja angan-angan seperti itu bukan hal yang mudah untuk diwujudkan. Diperlukan perjuangan, kegigihan, serta kecermatan dalam memaksimalkan sumber daya yang terbatas. Bila aspek terakhir ini bisa kamu jalankan, dijamin nggak ada ceritanya produktivitas menjalankan startup terhambat!

Lantas bagaimana langkah yang mesti ditempuh agar produktivitas tetap terjaga meski sumber dayanya terbatas?

Selektif Dalam Memilih Tim

Saat merintis startup, kamu selalu diharuskan bersikap strategis untuk memilih siapa saja yang hendak direkrut. Misalnya saja, sebagai karyawan pertama ada baiknya untuk merekrut staf administrasi yang hebat. Kehadirannya akan amat membantumu melengkapi kebutuhan keseluruhan tim.

Lantas strategi cerdas berikutnya adalah dengan mempekerjakan ahli subkontraktor paruh waktu. Ini dia spesialis yang akan membawa wawasan, pelatihan, dan peralatan sesuai dengan beban kerja yang diberikan.

Menjadi Pemimpin yang Fleksibel dan Kreatif


© 2018 www.thenextdev.id/pexels

Berbeda dengan pekerjaan kantoran di perusahaan besar, startup menawarkan lebih banyak fleksibilitas dan kesempatan yang lebih besar bagi karyawan. Latih diri sendiri untuk menjadi pemimpin yang mendorong kreativitas namun tetap fleksibel dalam memberi atau menerima ide. Cara ini ampuh mendorong lingkungan kerja yang lebih happy dan produktif.

Manfaatkan Teknologi yang Terjangkau


© 2018 www.thenextdev.id/pexels

Munculnya teknologi SaaS memungkinkan bagi usaha kecil  seperti startup untuk mendapatkan akses ke alat-alat canggih tanpa membayar di luar anggaran. Kini perusahaan perangkat lunak memasang tarif yang cukup terjangkau sehingga kamu dapat memanfaatkan teknologi canggih dengan biaya yang lebih kecil, tanpa harus memiliki tim IT sendiri.

Ada banyak alat SaaS yang ada sekarang yang secara khusus membantu usaha kecil. Paket alat gratis Google misalnya, menyediakan alternatif untuk alat yang mahal seperti Microsoft Suite. Ini pun memungkinkan pengguna untuk berkembang sebelum mereka berinvestasi.

Miliki Budaya Kerja yang Produktif


© 2018 www.thenextdev.id/pexels

Budaya kerja bisa disebut sebagai salah satu keuntungan utama yang dimiliki startup ketimbang perusahaan besar. Ini tentu saja disebabkan karena startup ditengarai mampu menarik orang-orang kreatif yang berpotensi untuk membawa dampak bagi perkembangan startup. Walau tidak bisa menjanjikan gaji atau fasilitas seperti perusahaan besar, promosikan budaya yang ada di lingkungan kerja dan jelaskan bagaimana karyawan baru dapat memberikan pengaruh.

Melihat potensi luar biasa dari ranah startup, tak mengherankan bila Telkomsel rutin menggelar platform early stage startup terbaik, The NextDev. Tahun ini, babak Talent Scouting telah rampung di gelar di beberapa kota besar di Indonesia, seperti Surabaya, Semarang, Batam, Denpasar, dan Yogyakarta.

 
 
 
View this post on Instagram

Perjuangan Habibi Garden & Squline (Evangelist 2017 & 2018) kembali dimulai. Mereka akan bersaing melawan 8 finalis terbaik Optus Singtel Group FUTURE MAKERS untuk mendapatkan pendanaan hingga S$100.000. Ayo berikan semangat kamu untuk para Evangelist yang akan pitching untuk FUTURE MAKERS, pada perhelatan IMPACT INVESTMENT SUMMIT ASIA PACIFIC 7-9 November 2018, Sydney, Australia. #TheNextDev2018 #apacfuturemakers #techforgood #thenextdev #telkomselfuturemakers

A post shared by The NextDev (@thenextdev) on

Kini dua evangelist, yakni Habibi Garden dan Squline sedang berjuang di Future Makers 2018.  Tahukah kamu kalau keduanya adalah alumni The NextDev di edisi-edisi sebelumnya? Kira-kira bagaimana mereka akan menghadirkan kebanggaan bagi Indonesia? Jangan ketinggalan update-nya di sini, ya!

MORE UPDATES