icon-fb icon-twitter icon-gplus icon-wa

Deretan Ranah Studi yang Menarik buat ‘Disulap’ Jadi Ide Startup

Published 06 November 2018 07:15 By Zaki Mursidan Baldan

TheNextDev.id - Teknologi tengah mengalami perkembangan yang signifikan. Tak mengherankan apabila banyak sekali startup bermunculan guna mempermudah urusan dan pekerjaan. Apakah kamu termasuk salah satu di antara founder muda Indonesia yang ingin menghadirkan impact sosial dengan startup? Jangan terburu-buru dalam menentukan ranah yang hendak kamu ambil. Pertimbangkan matang-matang, ya.

Berikut beberapa opsi yang bisa kamu pertimbangkan.

Behavioral Economics

Salah satu mata pelajaran yang bisa dipelajari karena dapat diaplikasikan langsung untuk pengambilan keputusan sehari-hari. Pemahaman tentang behavioral economics ini dapat membantumu membuat pilihan yang lebih baik, terutama dalam memimpin dan memotivasi karyawan.

Misalnya efek eksposur yang lebih jelas bisa mendorong karyawan untuk satu pemikiran dengan ide radikal yang dilontarkan. Begitu juga halo effect yang menunjukkan persepsi dasar tentang seseorang, yang membantumu mengevaluasi calon karyawan dengan lebih obyektif dan akurat.

Energi dan Lingkungan

Akhir-akhir ini ada gerakan yang berkembang di tengah konsumen untuk membeli produk-produk dari brand yang dipercaya telah melakukan hal-hal baik buat lingkungan maupun sosial. Perusahaan-perusahaan besar mulai mengikutinya, misalnya berkomitmen untuk membuat kemasan dari sumber terbarukan hingga ikut mendukung program daur ulang.

Pengetahuan tentang energi dan lingkungan ini pun bisa menjadikan startup-mu jadi lebih menonjol. Mulai dari menggunakan lebih banyak energi terbarukan atau temukan cara lain untuk memberikan social impact baik buat lingkungan yang dapat meningkatkan reputasi startup.

Travel

Memahami cara menghemat uang dalam perjalanan tidak hanya dapat membantumu dalam memperluas networking, tapi juga bisa dijadikan ide awal pembuatan perusahaan rintisan digital. Lakukan riset dan evaluasi layanan yang memungkinkanmu membandingkan penawaran penerbangan murah.

Ada banyak contoh startup yang sudah meraih sukses, mulai dari Skyscanner hingga Airbnb yang telah berkembang pesat setelah menawarkan pilihan untuk penginapan yang lebih murah. Teknologi baru muncul misalnya penggunaan platform seluler untuk memesan perjalanan dengan biaya yang lebih murah dan pengalaman yang lebih baik.

Pendidikan

Menurut situs Inc, hasil survei yang diadakan oleh Gallup menunjukkan 59% generasi millenial menganggap pentingnya menemukan opsi baru di tempat kerja untuk belajar dan berkembang. Mewakili jumlah penduduk terbesar, hal ini memberi peluang bagi startup yang bergerak di bidang pengembangan kemampuan tenaga kerja. Misalnya mendalami ilmu komputer, pengolahan data, dan keamanan cyber, hingga membantu mengembangkan keterampilan manajemen dan komunikasi yang baik.

Ranah di atas punya prospek yang luar biasa bila dapat diaplikasikan dalam bentuk startup. Buktikan sendiri deh, kalau tidak percaya!

Setelah startup berhasil dijalankan, jangan lupa untuk melakukan langkah pengembangan. Salah satunya bisa dengan mengikuti platform early stage startup terbaik, The NextDev 2018! Tahap Talent Scouting di kota-kota besar tanah air telah rampung digelar. Bulan November ini dua startup terpilih, yakni Squline dan Habibi Garden akan mengikuti ajang Future Makers di Australia.

Ingin mengikuti jejak keberhasilan kedua startup tersebut, yuk turut andil dalam The NextDev 2018!

MORE UPDATES