icon-fb icon-twitter icon-gplus icon-wa

Must Have! Ini Pola Pemikiran Suksesor Teknologi Digital di Indonesia

Published 11 November 2018 07:31 By Zaki Mursidan Baldan

TheNextDev.id - Meraih kesuksesan menjelma sebagai impian semua orang. Misalnya, para developer muda di Indonesia tentu mengharapkan agar startup besutannya mampu menghadirkan impact sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Namun sebetulnya, untuk memulai itu yang perlu dilakukan pertama adalah menanamkan pemikiran seperti para suksesor tenologi digital. Seperti apa itu? Berikut di antaranya!

Berani Ambil Tindakan

Tidak ada yang salah dengan memiliki mimpi besar. Yang kurang tepat sebenarnya adalah membiarkan cita-cita tersebut terkubur begitu saja tanpa ada usaha untuk mewujudkannya. Kebanyakan suksesor teknologi digital diharapkan bisa langsung bertindak untuk menemukan solusi terbaik saat menghadapi masalah.

Sayangnya, tidak sedikit yang lebih fokus memikirkan saja berbagai rencana yang menghabiskan banyak waktu. Jangan takut untuk mencoba, jika ada kesalahan kamu pun bisa mengevaluasi dan memperbaikinya untuk mendapatkan jawaban yang terbaik.

Dana Terbatas Bukan Masalah Besar

Faktanya, kebanyakan perusahaan rintisan digital hanya perlu sedikit uang untuk memulainya. Salah satu contoh nyatanya adalah banyak startup yang beroperasi secara bootstrap tapi tetap meraih pencapaian yang luar biasa. Dana yang jumlahnya terbatas bukan halangan terbesar, karena justru mendorong pada founder untuk bekerja lebih keras dan kreatif dalam mencari tambahan modal.

Fokus pada Layanan

Banyak yang mengira kantor dengan fasilitas paling canggih dan lokasi yang strategis menjadi modal buat meraih keuntungan yang besar. Padahal harus diketahui jika konsumen sebenarnya akan lebih tertarik untuk mengetahui dan merasakan pelayanan yang ditawarkan. Maka dari itu, jika kebutuhan pasar telah menjadi prioritasmu, tentunya akan lebih banyak juga target pasar yang bakal didapat.

Agar dapat meraup pasar yang potensial, konsentrasikan prioritas pada kesempurnaan produk maupun layanan jasa. Namun perlu digarisbawahi, hal ini bisa didapat dari pola pikir yang berorientasi pada pasar dan kerjasama tim.

Pola Pikir Positif dan Pantang Menyerah

Kecil sekali kemungkinan sebuah startup langsung meraih sukses pada langkah pertama. Tentu saja dalam perjalanannya, akan ada banyak masalah yang mengiringi perkembangan perusahaan rintisan. Namun dengan bekerja keras dan komitmen memberikan layanan terbaik bagi konsumen, keuntungan biasanya akan datang secara perlahan. Jangan mengeluh dan teruslah berusaha!

Out of The Box

Rata-rata umur founder startup sebagai suksesor teknologi digital di Indonesia memang cukup muda. Selain dipengaruhi tingkat pendidikan, generasi millenial biasanya punya kepekaan dalam melihat masalah yang ada di sekitarnya dan berusaha mencari solusi lewat perusahaan rintisan besutannya. Daya pikir yang kreatif dan out of the box pun menawarkan konsep dan jawaban yang unik untuk membawa perubahan baik.

Merasa memiliki semua pola pemikiran di atas? Kesempatan emas buat kamu bisa turut andil dalam platform early stage startup terbaik di Indonesia, The NextDev 2018. Usai menggelar babak Talent Scouting, kini dua startup alumni The NextDev, Habibi Garden dan Squline mengemban kepercayaan untuk mewakili Indonesia di Future Makers.

Kira-kira berhasilkah keduanya menghadirkan kebanggaan bagi Indonesia?

MORE UPDATES