icon-fb icon-twitter icon-gplus icon-wa

Tiada Kata Sesal, Dukapedia Siapkan Gebrakan Ini Usai Gelaran The NextDev 2018

Published 01 December 2018 07:24 By Zaki Mursidan Baldan

TheNextDev.id - Dukapedia tercatat sebagai salah satu peserta Final Pitching The NextDev 2018 yang diselenggaraan di Jakarta akhir Oktober lalu. Meski belum berhasil keluar sebagai pemenang, tapi menurut sang founder, Irvan yang juga merangkap bagian keuangan, legal dan operasional, ada banyak pelajaran berharga dari penyelenggaraan platform early stage startup terbaik di Indonesia tersebut.

Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

Melakukan Persiapan Semaksimal Mungkin

Usai terpilih sebagai salah satu finalis yang maju ke babak final, Dukapedia terus melakukan pembenahan, terutama pada model bisnis. Awalnya, startup ini menggunakan konsep marketplace yang tak biasa karena menawarkan jasa mengurus kematian. Akan tetapi setelah mendapat masukan dari salah satu juri The NextDev 2018, Dayu Dara Permata yang merupakan senior Vice President Go-Jek, Irvan menyadari jika model bisnis seperti itu belum sepenuhnya tepat sasaran.

Ia bersama tim kemudian mengubahnya menjadi model keanggotaan. Jika dulunya startup ini menawarkan berbagai jasa kematian, mulai dari pencarian peti mati hingga bunga, kini modelnya diubah dengan membuka pendaftaran sebagai anggota. Nantinya, member yang telah join akan mendapat jasa layanan kematian all in hingga jenazah selesai disemayamkan atau dikremasi.

Alami Persaingan Ketat di Jakarta

Perombakan besar-besaran yang dilakukan di Dukapedia berdampak pada website maintenance dalam waktu yang cukup lama hingga versi baru siap diluncurkan. Bagi Irvan, hal ini tidak mempengaruhi persiapannya untuk melaju ke final di Jakarta.

Walau proses persaingan yang cukup ketat karena semua finalis telah melalui seleksi ketat di daerahnya masing-masing, Irvan percaya pada keunggulan startup-nya. Di antara startup tahap awal, belum ada yang berhubungan dengan layanan kematian. Hal ini menjadikan Dukapedia sebagai pelopor platform digital lelayu di Indonesia.

Banyak Ide yang Ingin Dieksekusi

Usai mengikuti gelaran final di Jakarta, Dukapedia kembali dengan membawa begitu banyak ide yang ingin dikembangkan. Selain fokus mengembangkan aplikasi android sekaligus menyempurnakan situs yang ada, Irvan juga memiliki gagasan untuk mengembangkan startup dengan menambah paket yang ditawarkan.

Selama ini, Dukapedia hanya menawarkan satu paket murah yang menyasar kelas bawah. Sekarang, mereka sedang mempersiapkan paket-paket lainnya yang diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah.

Perjuangan Dukapedia dan startup tahap awal lainnya tidak berhenti setelah babak final The NextDev 2018. Bagi Irvan dan founder lainnya, hal ini menjadi pendorong langkahn untuk terus menghadirkan social impact yang baik bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Terinspirasi untuk mengikuti langkahnya?

MORE UPDATES